IPS Pansa Corps

IPS Pansa Corps

Selasa, 03 Oktober 2017

SLUMP


Fenomena SLUMP di Ibu Kota Jakarta

Gejala sosial memiliki makna sama dengan fenomena sosial, realitas sosial, peristiwa sosial, dan aktivitas sosial. Oleh karena itu, gejala sosial dapat bersifat positif  dan negatif. Gejala sosial dapat terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Berdasarkan penyebabnya gejala sosial dibedakan menjadi tiga yaitu gejala sosial yang disebabkan oleh perubahan sosial, penyimpangan sosial, dan heterrogenitas sosial. 
1. Gejala Sosial akibat Pengaruh Perubahan Sosial
Gejala sosial dapat muncul akibat perubahan sosial. Perubahan sosial merupakan perubahan dalam masyarakat berkaitan dengan perilaku, nilai yang dipegang, dan norma yang dijalankan oleh masyarakat. Perubahan sosial dapat terjadi pada aspek material dan imaterial. Gejala sosial yang dipengaruhi oleh perubahan sosial antara lain globalisasi, kemiskinan, westernisasi, modernisasi, hedonisme, konsumerisme,lunturnya nasionalisme dari kecintaan terhadap budaya lokal, serta dekadensi moral
2. Gejala Sosial akibat Pengaruh Penyimpangan Sosial
Penyimpangan sosial merupakan perilaku yang melanggar aturan dan norma sosial dalam masyarakat. Penyimpangan sosial dapat memunculkan gejala sosial. Gejala sosial yang muncul akibat pengaruh penyimpangan sosial antara lain pengangguran, kenakalan remaja, kriminalitas, dan penyimpangan seksual
3. Gejala Sosial akibat Pengaruh Heterogenitas Sosial
Masyarakat Indonesia dikenal sebagai masyarakat yang heterogen. Heterogenitas tersebut mengakibatkan munculnya gejala sosial seperti stratifikasi sosial dan difrensiasi sosial. Stratifikasi sosial merupakan penggolongan masyarakat yang termasuk dalam sistem sosial tertentu pada lapisan hierarkis menurut dimensi kekuasaan, kehormatan, dan prestise. Sementera itu, difrensiasi sosial merupakan pengelompokan masyarakat secara horizontal atau memiliki kedudukan sejajar.
Setiap gejala sosial yang terjadi dalam masyarakat pasti memiliki dampak positif dan negatif. Dampak tersebut akan muncul tergantung pada sikap masyarakat dalam menghadapinya. Apabila masyarakat menghadapinya secara bijak, masyarakat akan merasakan dampak positif. Sebaliknya, apabila masyarakat tidak dapat menyikapi gejala sosial secara bijak, akan muncul dampak negatif. Secara umum, gejala sosial dalam masyarakat menimbulkan dampak negatif sebagai berikut.
  1. Terjadi ketidakteraturan dalam masyarakat
  2. Penyimpangan sosial semakin banyak
  3. Kerusakan lingkungan alam
  4. Masalah kependudukan
Gejala sosial tidak hanya menimbulkan dampak negatif, tetapi dapat memberikan manfaat atau dampak positif. Dampak positif gejala sosial dalam masyarakat sebagai berikut.
  1. Produktivitas manusia meningkat
  2. Timbulnya rasa toleransi
  3. Masyarakat semakin maju

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

TEKTONIK LEMPENG Tektonik lempeng adalah suatu teori yang menerangkan proses dinamika (pergerakan) bumi tentang pembentukan jalur pegun...